Tuesday, July 25, 2017

Mengikat Simpul Mati




1.       Silangkan tali sebelah kanan ke sebelah kiri. Anda juga dapat memulainya dengan menyilangkan tali sebelah kiri -- mana pun yang dipilih, hasilnya akan sama yaitu simpul mati. Ini adalah simpul dasar yang ada dalam kebanyakan pembuatan makramé. Jika Anda ingin membuat makramé, ini adalah simpul pertama yang harus Anda pelajari!
2.       Masukkan tali sebelah kiri melalui lingkaran yang terbentuk oleh tali sebelah kanan. Pada dasarnya, ini sama dengan cara mengikat sepatu.
3.      Rapikan simpul. Pastikan menarik dengan sama kedua bagian tali agar simpul berada di tengah. Jika Anda berhenti sampai di sini, Anda akan mendapatkan simpul setengah belitan. Jika Anda mengulanginya terus-menerus, hasilnya adalah rangkaian spiral.
4.       Silangkan tali sebelah kiri ke sebelah kanan. Artinya, jika Anda memulainya dari sebelah kanan, maka polanya adalah kanan, kiri, kanan, kiri, kanan, kiri, kanan dan seterusnya.
5.       Masukkan tali sebelah kanan melalui lingkaran yang terbentuk oleh tali sebelah kiri. Sekali lagi, simpul yang sederhana ini dimulai dari sisi lainnya (untuk membentuk simpul mati yang "sejajar").
6.      Rapikan lagi simpulnya.
7.      Ulangi pola ini sepanjang yang diinginkan. Deretan simpul ini disebut "sennit". Berapa panjang sennit yang Anda inginkan?
·         Variasi dari simpul mati adalah simpul pipih ganda. Simpul ini memerlukan empat buah tali. Mulai dengan tali terluar dan buat simpul mati seperti biasa. Setalah itu, ambil jangkar tali dan buat simpul mati di sekitar simpul terluar yang sebelumnya dibuat. Tinggalkan sedikit ruang dia ntara kedua simpul agar terlihat pola selang-seling yang menarik.
·         Semakin banyak tali yang digunakan, bentuknya akan semakin menarik. Variasi dari simpul mati membentuk rangkaian cincin dengan 8 tali yang menarik. Buat simpul seperti biasa, lalu ambil pasangan sebelah kanan dan pasangan sebelah kiri dan buat simpul. Setelah itu, buat simpul lagi seperti biasa, dan kembali ke pasangan lainnya. Lakukan ini seterusnya.

Dasar Macrame




1.      Cari benda yang bisa digunakan sebagai penumpu. Benda yang sering digunakan biasanya cincin atau batang horizontal. Meskipun makramé dirancang permanen pada penumpunya, Ada baiknya jika Anda menggunakan pensil untuk berlatih.
  •  Anda boleh tidak menggunakan penumpu dan merangkai tali pada sebuah bidang datar tapi pastikan tali tetap terangkai dan sejajar dengan bidang datar tersebut
  •  Jika Anda ingin membuat kalung atau gelang, gunakan penyambung atau penarik sebagai tumpuan! Jika dapat terulir di situ, berarti bisa digunakan.
2.      Mulailah mengikat simpul jangkar. Tempatkan tali pada atas jangkar dan tekuk. Ini adalah cara yang biasa untuk memulai dalam membuat makramé.
  • Anda dapat menemukan tali untuk makramé di toko perlengkapan kerajinan. Bahan talinya bagus, namun seni makramé terletak pada simpulnya. Anda juga dapat menggunakan tambang jika mau.
3.      Masukkan sisa panjang tali melalui lingkaran tersebut. Tarik sisa panjang tali ini dari menuju sisi lainnya agar lebih mudah.
  
4.      Tarik ke bawah pelan-pelan untuk merapikan simpul. Simpul jangkar selesai! Inilah dasar yang diperlukan untuk memulai pembuatan apa pun, dengan beberapa variasi standar antara lain:
  • Kebanyakan pembuatan membutuhkan setidaknya empat utas tali. Jika dalam kondisi ini, buat dua simpul jangkar bersebelahan, atau buat simpul jangkar di dalam simpul jangkar lainnya.
o    Untuk dua simpul jangkar bersebelahan, gunakan pola warna, misalnya, merah-merah-biru-biru. Tali merah-biru di bagian tengah akan menjadi jangkar tali; merah akan menjadi bagian kiri yang akan Anda kerjakan, dan biru akan menjadi bagian kanan. Dengan begitu, warna-warnanya akan berbeda.
o    Untuk simpul jangkar yang berada di dalam simpul jangkar yang lebih besar, pola warnanya merah-biru-biru-merah. Tali biru akan menjadi jangkar tali; merah akan menjadi simpul yang Anda kerjakan. Dengan begitu, warna-arnanya akan sama.